Friday, April 20, 2012
no tittle
Aku benci keramaian tapi aku lebih membenci kesepian
Aku terasing dengan sifat yang ku pendam.
Mencoba melalui semua sendiri walau kekuatanku telah mencapai batas maksimal
Namun aku terus memaksa untuk terus berjalan sendiri
Segala cara ku tempuh untuk menghapus memori menyakitkan
Berbohong pada mereka, berbohong pada diriku sendiri
Saat aku mengatakan “aku baik-baik saja”
Disaat itulah aku menangis
Saat aku bertindak seperti aku bahagia
Disaat itulah aku merasa terpuruk
Disaat semua orang iri dengan kehidupan ku yang bahagia menurut mereka
Aku merasa lebih sakit dengan kehidupan seperti ini
Aku seperti bulan yang memamerkan sinar mentari saat malam
Terlihat indah dan melukiskan kebahagiaan
Namun, sesungguhnya tidak seindah seperti yang terlihat
Aku terus berjalan walau kaki ini lelah melangkah
Aku terus bertahan walau hati ini telah teracun
Dan akan terus mencoba melupakan kesakitan ini
walau memory ini memaksa untuk menyimpan
Untuk kisah yang akupun tak tahu alurnya.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment